Proyek Pengadaan Ayam Kampung Kute Paser Penjengaen Agara Diduga Menuai Sejumlah Masalah

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 19 Agustus 2024 - 16:01 WIB

50748 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane,  Senin 19 Agustus 2024 | Proyek Pengadaan Ayam Kampung di Kute Paser Penjengaen Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara Tahun 2024.  DenganAnggaran sekitar Rp 147.000.000.Setiap kepala keluarga mendapat Cuma 6 Ekor dengan harga jual sekitar Rp 25.000-30.000.Didunga menuai Sejumlah masalah. dari sejumlah info yg diterima Bara News Senin 19/8/24.

Program ketahanan Pangan dalam rangka Perbaikan gizi bagi warga masyarakat Kute Paser Penjengaen Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara tahun 2024. dengan dana sekitar Rp 147.000.000.di buat dalan kegiatan Pengadaan Ayam kampung sebayak 6 ekor kepada setiap kepala keluarga dengan harga jual beli di taksir sekitar 25-30. ribu saja. kata warga yang enggan ditulis identitasnya., kepada awak media Senin19/8 di Kutacane .

Kute Paser Penjengaen di perkirakan hanya 200.kk. dengan setiap kk mendapat 6 ekor Ayam di taksir harga jual pasar cuma sekitar 25-30 ribu saja. dengan ukuran Ayam sekitar segepal orang dewasa sambil mencontohkan gepalan tangannya. bahkan saat ini ayam ayam yang di bagi bagi itu sudah di jual oleh sejumlah warga dengan harga tersebut.

Baca Juga :  Aksi LSM Desak Kasat Narkoba Dicopot, Dugaan Tangkap Lepas Bandar Narkoba Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di Aceh Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga ini memperkirakan dengan Dana sekitar Rp 147.000.000. dengan harga Ayah Rp 50.000.setiap warga sudah dapat menerima 12 ekor Ayam.

Oleh karena itu ungkapnya Pengadaan Ayah di kampungnya ini dinilai sudah tidak wajar dan terlalu mahal dengan harga dan jumlah Ayam cuma 6 Ekor kepada setiap warga.

Warga lain menambahkan Diduga Pengulu tersebut melakukan modus penggelembungan/Mark Up harga karena pengadaan dilaksanakan langsung oleh pengulu dengan memesan ayam dari luar daerah tanpa persetujuan masyarakat kute dan tidak memakai TPK Tim Pelaksana Kegiatan Kute.  sebangaimana ketentuan pada sisi lain diduga. Nilai mark up harga di perkirakan berkisar antara Rp 50.000.000 s/d 70.000.000.

Baca Juga :  Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Ditreskrimsus Polda Kepri ke 14 Desa Terdampak Banjir

Bahkan sampai hari ini masih banyak warga yang tidak bersedia menerima pembagian ayam tersebut, sehingga di duga Spj dilakukan dengan memalsukan tanda tangan warga yang belum mau menerimanya.

Oleh karena itu kami selaku warga masyarakat Kute Paser Penjengaen Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara katanya Minta kepada Bapak Pj Bupati Drs Syakir untuk dapat memerintahkan Inspektorat untuk melakukan audit Anggaran dana Desa kami selama masa jabatan pengulu Suriadi.

Suriadi Pengulu Kute Paser penjengaen saat di konfirmasi sampai berita ini di langit belum memberikan konfirmasi kendati sudah di hubungi beberapa kali.pada Senin 19/8./2024. (Skd).

Berita Terkait

Makin Liar, Vendor Diduga Keruk Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Pengerukan Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe: Dugaan Permainan Anggaran, Kerusakan Lingkungan, dan Tuntutan Transparansi
Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu
Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri
Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama
BGN Hentikan Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Warga Harap Kepastian Layanan
H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:46 WIB

Makin Liar, Vendor Diduga Keruk Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 18 April 2026 - 00:42 WIB

Pengerukan Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe: Dugaan Permainan Anggaran, Kerusakan Lingkungan, dan Tuntutan Transparansi

Jumat, 17 April 2026 - 23:35 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 22:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Kamis, 16 April 2026 - 05:51 WIB

BGN Hentikan Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Warga Harap Kepastian Layanan

Rabu, 15 April 2026 - 16:32 WIB

H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara

Rabu, 15 April 2026 - 00:16 WIB

Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah, Putra Aceh Tenggara, Menjabat Aspidum Kejati Aceh

Berita Terbaru