Akses Jalan Menuju Taman Batu Seribu Rusak Parah, Diduga Akibat Aktivitas Tambang Pasir Ilegal

hayat

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025 - 07:21 WIB

50512 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tulang Bawang Barat – Kerusakan akses jalan menuju destinasi wisata Taman Batu Seribu di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, kian memprihatinkan. Kondisi ini menjadi keluhan serius masyarakat, yang menduga aktivitas kendaraan bermuatan berat dari tambang pasir ilegal di sekitar Kali Batang Hari Papan sebagai penyebab utamanya.

Kendaraan-kendaraan pengangkut pasir tersebut diduga melintas setiap hari tanpa kendali, merusak jalan yang sejatinya merupakan jalur utama menuju salah satu potensi wisata daerah. Akibatnya, tidak hanya kenyamanan dan keselamatan wisatawan terganggu, namun kerusakan lingkungan di sekitar sungai pun semakin tak terbendung.

Baca Juga :  Ketika Laporan Kekayaan Pejabat Diabaikan, Akankah Integritas Juga Ditinggalkan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Tiyuh Karta mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap aktivitas tambang ilegal yang sudah berlangsung cukup lama ini.

> “Kami masyarakat meminta kepada Kapolres untuk menertibkan tambang pasir ilegal. Kondisi jalan rusak parah dan kami sangat dirugikan,” ujar salah satu warga, Dayat, mewakili keresahan warga lainnya.

Baca Juga :  LSM Trinusa Soroti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten: SPMB 2025 Harus Transparan

 

Warga juga menyoroti perlunya perbaikan infrastruktur secara menyeluruh sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sektor pariwisata lokal yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

(Joni Iskandar)

Berita Terkait

Ketika Laporan Kekayaan Pejabat Diabaikan, Akankah Integritas Juga Ditinggalkan?
Ketika Laporan Kekayaan Pejabat Diabaikan, Akankah Integritas Juga Ditinggalkan?
Dugaan Keterlambatan LHKPN Kadispora Tulang Bawang Barat: LSM Triga Nusantara Desak KPK Bertindak
LSM Triga Nusantara Indonesia DPC Kabupaten Serang Kecam Ketidaktepatan Waktu Sidang: “Pengadilan Negeri dan Jaksa Penuntut Umum Tidak Profesional
Disporapar Tubaba Di duga Abaikan Aturan ,LSM Trinusa Sebut Mereka Kebal Hukum
LSM Trinusa Soroti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten: SPMB 2025 Harus Transparan
LSM Trinusa Tubaba Jenguk Anggota Yang Dirawat Di Klinik Jaya Medik
Dr. Dedy Hermawan, Minta Aph Tindak Tegas Dugaan Penyimpangan Aset BUMTI Sesuai Instruksi Presiden RI

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:04 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila saat mendampingi tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung

Jumat, 17 April 2026 - 05:54 WIB

PANTASTIS! Anggaran Bimtek Rp 1,67 Miliar dan Jasa Tenaga Ahli Sekretariat DPRD Pringsewu Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 20:53 WIB

Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu

Kamis, 16 April 2026 - 13:08 WIB

DPC ASWIN PRINGSEWU: JAWABAN KABAG UMUM DAN KEUANGAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU MEMBINGUNGKAN, PUBLIK BERHAK TAHU DATA ANGGARAN

Kamis, 16 April 2026 - 10:35 WIB

DPC ASWIN Pringsewu Desak Sekretariat DPRD Tegakkan Transparansi

Kamis, 16 April 2026 - 07:22 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Selasa, 14 April 2026 - 20:23 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila Hadiri Pengajian Akbar Harlah Ke-50 Ponpes Yasmida Ambarawa

Selasa, 14 April 2026 - 18:49 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi & Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terbaru