Jembatan Garuda, Bukti Nyata Pengabdian TNI 0108/Agara untuk Rakyat Kecamatan Darul Hasanah dan Badar

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:40 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Pembangunan Jembatan Garuda di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi bukti nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Jembatan yang dibangun oleh personel Kodim 0108/Agara ini sebentar lagi akan dapat dilalui oleh kendaraan bermotor, memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini menghadapi kesulitan akses, terutama saat musim hujan dan banjir melanda. Kehadiran jembatan ini bukan sekadar pencitraan, melainkan wujud nyata kehadiran TNI yang selalu dibutuhkan masyarakat.

Sebelum Jembatan Garuda berdiri, masyarakat Desa Mamas Indah dan Desa Natam harus berjuang melintasi akses yang sulit. Setiap musim hujan, banjir kerap memutus jalan penghubung, menghambat aktivitas ekonomi, membuat anak-anak sekolah harus ekstra hati-hati, dan membatasi mobilitas warga. Kondisi ini telah lama menjadi keluhan masyarakat dua kecamatan, Darul Hasanah dan Badar, yang menggantungkan hidup pada kelancaran transportasi untuk membawa hasil pertanian, kebutuhan pokok, dan aktivitas sehari-hari.

Kini, berkat kerja keras personel Kodim 0108/Agara melalui Danpos Ramil Darul Hasanah, Jembatan Garuda telah rampung dikerjakan. Jembatan ini tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kepastian, dan harapan baru bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan jembatan ini tidak terlepas dari peran Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, yang melalui Danpos Ramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, memastikan setiap proses berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Kadis Disdukcapil Aceh Tenggara Tegaskan Seluruh Pengurusan Dokumen Gratis, Masyarakat Diminta Laporkan Pungli

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas pembangunan jembatan yang sangat membantu kelancaran aktivitas mereka. Jembatan Garuda kini menjadi urat nadi baru yang menghubungkan dua desa, memudahkan petani membawa hasil kebun, memperlancar aktivitas pedagang, dan membuat anak-anak sekolah tidak lagi waswas saat melintas. Kepemimpinan Dandim 0108/Agara dinilai menunjukkan komitmen kuat bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, turun langsung memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Peran Peltu Dedi Cahyadi sebagai Danposramil Darul Hasanah juga mendapat apresiasi tinggi. Ia tidak hanya mengawasi dari jauh, tetapi terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan, memastikan kualitas terbaik meski dengan dana yang terbatas. Hasil yang dicapai membuktikan bahwa bagi TNI, yang utama bukan besar kecilnya anggaran, melainkan niat tulus dan tanggung jawab terhadap rakyat.

Baca Juga :  Ruangan Staf Dan Ruangan Arsip di Kantor KUA Babussalam Sangat butuh Untuk Drenopasi

Ketua KALIBER Aceh, Zoel Kenedi, turut menyampaikan penghargaan atas dedikasi TNI dalam pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, jembatan ini adalah simbol nyata bahwa TNI bukan hanya garda pertahanan negara, tetapi juga motor penggerak pembangunan di daerah. Jembatan Garuda menjadi saksi bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, tidak ada hambatan yang tidak bisa dilalui.

Lebih dari sekadar infrastruktur, Jembatan Garuda adalah simbol kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian. Pesan Peltu Dedi Cahyadi agar masyarakat menjaga dan merawat jembatan tersebut menjadi ajakan moral yang kuat, mengingat jembatan ini dibangun dengan kerja keras, semangat, dan hati. Hari ini, Jembatan Garuda berdiri kokoh di Darul Hasanah, namun yang lebih kokoh lagi adalah kepercayaan masyarakat kepada TNI. Di pelosok desa sekalipun, TNI hadir, bekerja, dan mengabdi tanpa pamrih.

Aceh Tenggara patut berbangga atas hadirnya Jembatan Garuda. Rakyat patut bersyukur atas kemudahan dan harapan baru yang kini mereka rasakan. TNI kembali membuktikan, bersama rakyat TNI kuat, bersama TNI rakyat sejahtera.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru