Masyarakat Petatal Meminta Kepada Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Nainggolan Tutup Gudang Mafia CPO di Petatal

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 11:03 WIB

50295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Gudang bertirai terpal biru di Jalinsum Desa Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batu Bara resahkan Warga sekitar. Diduga gudang tersebut lokasi penampungan ilegal Crude Palm Oil (CPO) yang melibatkan truk tangki dari PTPN IV Tinjowan.

Sejumlah warga melaporkan intensitas keluar-masuk truk tangki bermuatan CPO yang tidak biasa, terutama pada jam-jam tertentu. Dugaan praktik ilegal ini semakin menguat setelah pengakuan seorang sopir truk tangki berinisial RS.

Rp.11,500 kami jual di gudang itu bng, ya dikondisikan lah bng cuma gak kenal kita namanya, soalnya banyak orangnya, kami muat dari Perkebunan PTPN IV Tinjowan, jelas RS, Rabu, 15 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya praktik penjualan CPO di luar jalur resmi dengan harga yang ditentukan oleh jaringan tertentu. Dalam praktiknya, aktivitas semacam ini dikenal sebagai kencing CPO atau sebagian muatan dari truk tangki untuk dijual secara ilegal ke gudang penampung.

Salah seorang warga yang terdampak langsung oleh aktivitas tersebut, mengaku semakin khawatir. Selain menimbulkan kebisingan dan debu, lalu lintas truk berat juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga :  SMK Swasta 2 Taman Ilmu Kedaisianam Lakukan Kunjungan Industri Ke PT Inalum

Resah kita, selain ribut tangki keluar masuk itu timbul debu serta rawan terjadi kecelakaan, ungkap warga berinisial Z.

Desakan kepada aparat penegak hukum pun mulai menguat. Warga meminta Kapolres Batubara segera mengambil tindakan tegas.

Kami warga berharap agar Kapolres Batu Bara AKBP Dolly Nelson Nainggolan, segera mengambil langkah tegas dengan menutup gudang tersebut, atau kami akan gelar aksi secara spontan jika tidak ada tindakan dari pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun, aktivitas gudang mafia CPO dan keluhan warga sekitar telah disampaikan ke Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson H Nainggolan, namun hingga Rabu malam, 15 April 2026, belum ada tanggapan maupun tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Fenomena yang terjadi di Batubara bukan kasus tunggal. Praktik mafia CPO di Indonesia telah lama menjadi sorotan karena merugikan negara dan merusak tata niaga industri sawit.

Salah satu modus yang terungkap adalah manipulasi ekspor dengan menyamarkan CPO berkadar asam tinggi sebagai limbah cair sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME). Tujuannya untuk menghindari kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) serta bea ekspor. Negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp14 triliun dalam periode 2022–2024.

Baca Juga :  Bawa 15 Butir Pil Ekstasi, Dua Pemuda Ditangkap Satres Narkoba Polres Batu Bara

Selain itu, praktik kencing CPO di jalan juga marak terjadi di wilayah strategis seperti Dumai, Riau, dan Batub3ara. Dalam skema ini, oknum sopir menjual sebagian muatan ke gudang ilegal dengan harga jauh di bawah pasar.

Dampaknya tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga menurunkan kualitas CPO Indonesia di pasar global akibat pencampuran yang tidak standar di gudang ilegal.

Sorotan Publik dan Ujian Penegakan Hukum Kasus gudang di Desa Petatal kini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menindak praktik mafia CPO di daerah. Di tengah meningkatnya pengawasan industri sawit nasional, keberadaan gudang ilegal semacam ini dinilai mencederai upaya transparansi dan tata kelola yang bersih.

Warga berharap, laporan mereka tidak berhenti sebagai keluhan semata, tetapi menjadi pintu masuk penindakan serius terhadap jaringan mafia yang diduga beroperasi secara sistematis.

Berita Terkait

Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Pagi, Bagikan Helm Gratis kepada Pengendara
Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Meriahkan HUT ke-67, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Sudarman Menggelar Festival Sepak Bola U-10
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Dampingi Menko Pangan RI Dalam Panen Raya Padi, Dukung Swasembada Pangan
Kanit Reskrim Polsek Talawi Amankan Tersangka Pembunuhan di Nibung Hangus, Korban Meninggal Dunia
Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat dan Pondok Pesantren
Polres Batu Bara Ikuti Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Tolak Narkoba, Dukung Pemberantasan Narkotika

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Pagi, Bagikan Helm Gratis kepada Pengendara

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Meriahkan HUT ke-67, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Sudarman Menggelar Festival Sepak Bola U-10

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Dampingi Menko Pangan RI Dalam Panen Raya Padi, Dukung Swasembada Pangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Kanit Reskrim Polsek Talawi Amankan Tersangka Pembunuhan di Nibung Hangus, Korban Meninggal Dunia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:41 WIB

Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat dan Pondok Pesantren

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Polres Batu Bara Ikuti Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Tolak Narkoba, Dukung Pemberantasan Narkotika

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kapolsek Air Putih Hadiri Wirid Yasin Jemaah Al-Ikhlas, Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru