Orang Tua Korban Penganianyaan Warga AGARA Minta Polda Sumut Tangkap seluruh Pelaku.

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 04:24 WIB

503,318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE : Ambeq Farma Arta Sinaga, warga Desa Kuta Batu II, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara meminta kepada  Polda Sumut agar secepatnya menangkap para pelaku pembunuhan anaknya yang dianiaya dengan cara Brutal dan Sadis sampai  tewas.Senin 29/7/2024.

Kepada Bara News, Senin (29/7), Farma menyampaikan, anaknya Sri Hardiansyah Sinaga, 20,  tahun tewas setelah pulang dari rumah pacarnya. Tragis, otak pelaku yang diketahui berinisial S, F, N dan B menuduh korban sebagai pelaku begal sehingga menurut  emosi warga dan pengguna jalan. Para perlaku diduga di duga  dendam pribadi sehingga meneriaki korban sebagai begal, sebutnya.

Menurut informasi, kejadian  saat korban bersama temannya nongkrong di Jalan Truno Joyo, Desa Cinta Rakyat, Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara, pada, Rabu (17/7) lalu, usai pulang dari rumah pacarnya. Tiba-tiba datang beberapa orang pelaku berinsial S, F, N dan B menuduh korban sebagai pelaku begal.

Baca Juga :  Lima Warga Aceh Tenggara Terpidana Perjudian Jalani Eksekusi Cambuk di Halaman Kejari Kutacane

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang mendengar teriakan para pelaku langsung menganiaya korban secara bersama-sama dengan cara dipukul, ditendang hingga tewas. Farma selaku orang tua tentunya tidak menerima perlakuan ini terhadap Putranya.

Farma bersama kuasa hukumnya sudah melaporkan kasus ini ke Polda Sumut pada Senin, (22/7), dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STTLP/B/955/VII/2024/SPKT/Polda Sumatera Utara. Saat ini kepolisian sudah mulai memanggil saksi-saksi.berdasarkan keterangan orang tua korban kepada Media.

Farma menjelaskan bahwa saat kejadian, korban bersama dengan temannya, menumpang sepeda motor untuk menjumpai pacarnya di sekitar Jalan Trunojoyo, Cinta Rakyat, pukul 08:00 WIB. Saat mengumpul bersama temannya, suasana sedang ramai, korban dituduh begal.

Baca Juga :  Kadernya Dikeroyok, HMI Kutacane Desak Kepolisian Agara Tuntaskan Aksi Kriminalitas Mahasiswa

“Jadi ini diprovokasi oleh 4 orang ini. Mungkin ini karena S ada dendam pribadi sebelum-sebelumnya. Intinya karena enggak sanggup duel dengan yang si almarhum akhirnya 4 orang itu memprovokasi dengan kata begal. Kami punya videonya, banyak kali warga yang menganiaya, yang nggak tahu apa-apa karena terprovokasi kata begal,” terang Farma sembari berharap Polda Sumut dapat secepatnya di proses hukum dan dia minta seluruh pelaku agar di hukum seberat beratnya yang telah mengakibatkan tewasnya anaknya secara Brutal dan sadis hapap orang tua korban ini kepada pihak penegak hukum di Medan Sumatera Utara. Sejauh sampai saat ini kata Parma Belum ada Penangkapan dan penahanan terhadap pelaku  yang mengakibatkat meninggalnya anaknya.(Sekedang).

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB