Bupati Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Ajak Teladani Semangat Perjuangan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 23:17 WIB

50282 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, SE, MM memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 yang digelar secara khidmat di Lapangan Jenderal Ahmad Yani, Kota Kutacane, pada Senin, 10 November 2025. Upacara yang diikuti unsur Forkopimda, ASN, TNI, Polri, pelajar, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat tersebut berlangsung dengan penuh penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa. Mengusung tema nasional “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai kepahlawanan dalam konteks kehidupan modern.

Dalam upacara tersebut, Bupati membacakan amanat resmi Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Dalam narasi yang disampaikan, ditegaskan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar ritual tahunan, tetapi merupakan pengingat akan semangat pengorbanan dan cinta tanah air dari para tokoh bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan. “Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucap Bupati saat membacakan amanat tersebut.

Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak serta-merta hadir tanpa pengorbanan. Ia mengingatkan bahwa kebebasan bangsa merupakan hasil dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pejuang. Lebih lanjut, Bupati memaparkan tiga hal utama yang harus diteladani dari perjuangan para pahlawan. Pertama, kesabaran dalam menghadapi tantangan dan tekanan penjajahan. Kedua, semangat menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan. Ketiga, memiliki pandangan jauh ke depan dalam merancang masa depan bangsa yang merdeka dan bermartabat.

Baca Juga :  Dana Desa Lawe Stul: BLT Dipangkas, Ketahanan Pangan Ditinggalkan, Regulasi Pusat Dilanggar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, para pahlawan terdahulu berjuang tanpa pamrih. Setelah kemerdekaan diraih, mereka tidak berebut jabatan atau mencari balasan atas jasa mereka. Sebaliknya, mereka memilih kembali ke tengah masyarakat, mengajar anak bangsa, membangun desa, menanam di ladang, dan melanjutkan pengabdian dalam senyap. “Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” ujar Salim Fakhry dengan penuh penekanan.

Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa darah dan air mata para pejuang adalah doa yang tak pernah padam. Baginya, perjuangan para pahlawan merupakan ibadah yang penuh keikhlasan. Mereka tidak pernah menyerah, karena menyerah berarti mengkhianati amanah kemanusiaan yang mereka pikul. Semangat ini, menurutnya, menjadi warisan tak ternilai yang harus terus dihidupkan oleh generasi masa kini dan masa depan dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya yang sarat makna, Salim Fakhry juga mengingatkan bahwa perjuangan generasi kini tidak lagi dilakukan dengan senjata atau bambu runcing. Tantangan hari ini mengharuskan para pemuda untuk bersenjata ilmu pengetahuan, teknologi, serta empati sosial yang tinggi terhadap sesama. Ia menekankan pentingnya dedikasi dan pengabdian sebagai bentuk nyata dari semangat perjuangan itu sendiri. Bupati juga mengaitkan semangat tersebut dengan arah kebijakan nasional yang saat ini dikembangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui gagasan Asta Cita. Ia menyebut, delapan cita-cita pembangunan nasional itu menjadi panduan untuk memperkuat ketahanan bangsa, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta mendukung pembangunan manusia Indonesia yang sehat, berilmu, dan berdaya saing global.

Baca Juga :  PJ Kepala Desa Tanjung Lama Mundur, Berkaitan Dengan Pengelolaan DD Tahap 3 tahun 2023 Diduga Fiktif total. Minta Ketegasan Pj Bupati Agara

Upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 di Aceh Tenggara itu menjadi momen penting untuk memperkuat kembali semangat nasionalisme dan menghidupkan kembali nilai-nilai yang diwariskan oleh para pejuang. Masyarakat diajak untuk tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadikannya inspirasi dalam berkehidupan kebangsaan dan menjawab tantangan masa depan. Dalam pesan akhirnya, Bupati menegaskan kembali bahwa tugas generasi saat ini adalah melanjutkan perjuangan dengan cara masing-masing, di bidang masing-masing, dan untuk kemanfaatan yang seluas-luasnya. “Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Mari bergerak, bekerja, dan berdampak untuk Indonesia,” tutupnya.

Laporan :  Salihan Beruh

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:53 WIB

Partai Cinta Negeri Usung Pendiri Sekaligus Ketua Umumnya, Samsuri S.Pd.I., M.A., sebagai Capres RI 2029

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:17 WIB

Putusan MK Nomor 145/PUU-XXlll/2025, Teguhkan Peran Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Penyeimbang Kekuasaan 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:14 WIB

DPP AKPERSI: Sobang Terancam Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian 

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:24 WIB

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:09 WIB

Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:04 WIB

RKAB PT HSM Dipersoalkan Aktivis Maluku Utara Datangi Dirjen Minerba dan PT CNGR

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB