Wabup Pringsewu Umi Laila saat mendampingi tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung

hayat

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 08:04 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – Bendungan Way Sekampung di Pekon Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, diproyeksikan menjadi kawasan terpadu olahraga dan budaya. Selain disiapkan sebagai venue cabang olahraga dayung dan ski air pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032, kawasan ini juga akan dibangun amphiteater budaya sebagai ikon akulturasi budaya Lampung dan pendatang.

Kunjungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat ke Kabupaten Pringsewu, Kamis (16/4/2026), menjadi bagian dari visitasi dan survei venue PON 2032, di mana Provinsi Lampung dan Banten ditunjuk sebagai tuan rumah bersama. Kabupaten Pringsewu direncanakan menjadi lokasi pertandingan olahraga dayung dan ski air yang dipusatkan di Bendungan Way Sekampung.

Tim KONI Pusat disambut Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Dr. Elroy Koyari, serta Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra. Rombongan meninjau dermaga dan berkeliling area waduk menggunakan jetfoil dan perahu motor guna melihat langsung kondisi perairan dan fasilitas pendukung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menyampaikan rasa syukur atas rencana penunjukan Pringsewu sebagai lokasi pertandingan olahraga air pada PON 2032.

Baca Juga :  DPC ASWIN Kabupaten Pringsewu Gelar Rapat Pemantapan Struktur Organisasi

“Tentunya ini kita sambut dengan baik. Ini nanti akan kita laporkan kepada Bapak Bupati Pringsewu guna persiapan lebih lanjut. Mudah-mudahan PON 2032 Lampung–Banten berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menegaskan secara prinsip pihaknya mendukung penggunaan Bendungan Way Sekampung sebagai venue dayung dan ski air. Namun, ia menekankan perlunya kajian teknis, khususnya terkait elevasi air dan waktu pelaksanaan agar tidak berbenturan dengan musim kemarau.

“Secara prinsip pihak Kementerian terutama Ditjen Sumber Daya Air mendukung, namun tetap diperlukan kajian. Kami sarankan venue tidak digunakan saat musim kemarau. Kami juga meminta pemberitahuan resmi dari KONI untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Survei KONI Pusat Kolonel (Purn) Irvan Bachtiar mengaku puas dengan hasil peninjauan. Menurutnya, dari berbagai faktor yang dilihat, lokasi tersebut sangat mendukung sebagai arena pertandingan olahraga air tingkat nasional.

“Untuk akses menuju lokasi sudah cukup baik, tinggal pembenahan. Bahkan ada nilai plus, yakni tiga helipad di kawasan ini. Fasilitas kesehatan juga harus diperhitungkan. Namun secara umum tidak ada masalah dan bisa direkomendasikan,” ujarnya.

Baca Juga :  KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU TETAPKAN G.K. SEBAGAI TERSANGKA DUGAAN KORUPSI PENYALURAN KUR DAN KUPEDES DI PT. BRI UNIT PRINGSEWU 1

Di sisi lain, Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menggagas pembangunan amphiteater budaya di kawasan yang sama. Amphiteater tersebut dirancang sebagai ruang ekspresi akulturasi budaya masyarakat Pringsewu dan akan menjadi fasilitas permanen yang terintegrasi dengan panorama bendungan.

“Amphiteater ini kita siapkan sebagai wadah akulturasi budaya, tempat masyarakat bisa menampilkan dan merawat keberagaman budaya yang kaya,” kata Yunnus.

Gagasan tersebut merupakan kelanjutan dari Pringsewu Cultural Festival (PCF) yang sebelumnya sukses digelar. Dengan adanya amphiteater permanen, kegiatan seni dan budaya diharapkan dapat berlangsung lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Jika seluruh rencana ini terealisasi, Bendungan Way Sekampung tidak hanya menjadi arena olahraga berkelas nasional pada siang hari, tetapi juga panggung budaya pada malam hari. Sinergi olahraga dan budaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta memperkuat identitas Kabupaten Pringsewu di tingkat nasional.

Berita Terkait

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi
Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang
Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu
Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi
Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26
Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD
Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Kamis, 10 September 2026 - 18:24 WIB

Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB