RQV Indonesia Ajak Seluruh Masyarakat Aceh Untuk Melakukan Penggalangan Dana Kemanusiaan Untuk Palestina

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 3 November 2023 - 17:24 WIB

50238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Hari kamis, tepat di tanggal 02 November 2023 pada pukul 16:00 – 18:00 WIB di Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh, RQV Indonesia melaksanakan aksi bela Palestina. Aksi ini juga diikuti oleh Ikatan Mahasiswa Pemuda Seuramoe Mekkah, Dayah Riyadhul Jannah, ORMAS PERSIS dan Rumah Relawan Remaja.

Aksi bela Palestina yang diikuti oleh ±500 orang ini dibuat sebagai aksi penolakan secara tegas terhadap pembantaian manusia secara massal yang dilakukan oleh Zionis Israel kepada Rakyat Palestina. Selain melakukan pembantaian, Israel juga menjadikan Palestina sebagai penjara terbesar di dunia dengan menutup akses pemberian bantuan untuk Palestina, memutus listrik dan internet dan masih banyak perbuatan keji lainnya yang dilakukan oleh Zionis Israel. Dengan rangkaian penyerangan yang dilakukan Israel, lantas tak membuat para peserta aksi berdiam diri saja, mereka ingin memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Dalam aksi bela Palestina yang diprakarsai oleh RQV Indonesia, para peserta aksi menyampaikan tuntutan terhadap penolakan tegas atas serangan yang dilakukan oleh Zionis Israel kepada Rakyat Palestina dengan mengajak masyarakat untuk mendukung Palestina merdeka, juga menyerukan melakukan qunut nazilah dalam shalat berjamaah disetiap Mesjid dan tempat shalat lainnya, selalu mendo’akan masyarakat Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Tgk Makhyaruddin Mewacanakan Pelantikan Mualem-Dek Fadh Digelar di Balai Meuseuraya

Tak hanya itu, para peserta aksi juga dengan tegas mendesak Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh untuk terlibat dalam rangka mendukung Palestina merdeka dengan mencabut izin usaha Israel dan Amerika yang tersebar di seluruh Aceh yang mendanai tentara Zionis Israel melakukan pembantaian terhadap Rakyat Palestina dan ikut andil di kancah Internasional dalam menyuarakan gencatan senjata di Palestina untuk mengembalikan hak-hak Palestina yang sudah dirampas oleh Israel. Muhammad Belva sebagai Koordinator Aksi, juga mengajak warga Aceh untuk memboikot semua produk rumah tangga, makanan dan minuman yang merupakan produk dari Zionis Israel dan Amerika yang keuntungannya digunakan oleh tentara Zionis Israel di Palestina. Karena Rakyat Palestina sangat berharap dukungan dari kita dalam mengurangi kekejaman yang dilakukan oleh Zionis Israel. Walaupun saat ini kita diluar Palestina belum bisa berjuang bersama Rakyat Palestina, setidaknya bisa menghancurkan sumber pendanaan Zionis Israel, begitu diungkapkan oleh Belva.

Dampak dari serangan yang dilakukan oleh Zionis Israel begitu besar, ketersediaan pangan untuk mayarakat Palestina semakin sedikit, persediaan air semakin berkurang dan terjadi kekosongan persediaan medis. Maka dari itu, RQV Indonesia melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina. Maka dari itu, bagi siapapun masyarakat Aceh yang ingin membantu dan menginfakkan hartanya kepada masyarakat Palestina, RQV Indonesia bersedia menyalurkan bantuan tersebut ke Rakyat Palestina.

Baca Juga :  Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Armia Fahmi, M.H. Pimpinan Penandatanganan Pakta Integritas dan Sumpah dalam Rekrutmen anggota Polri

Ustadz Azmi Fajri Usman Founder RQV Indonesia :

Ustadz Azmi Fajri Usman menyampaikan bahwa memperjuangkan bumi Palestina bukan hanya dilakukan oleh masyarakat Palestina saja, melainkan kita semua. Pembantaian yang dilakukan oleh Zionis Israel sudah sepatutnya untuk dihentikan, karena sudah berbanding terbalik dengan asas kemanusiaan.

Tak hanya itu, Ustadz Azmi juga menyampaikan bahwa kezhaliman yang dilakukan oleh Zionis Israel harus kita lawan dengan mendeklarasikan keterpihakan kita terhadap Palestina, memboikot seluruh produk-produk yang dibuat oleh Zionis Israel dan juga Amerika yang penghasilan dana penjualan tersebut digunakan untuk mendanai militer Zionis Israel dan tentu yang paling utama adalah selalu mendo’akan para korban.

Ustadz Azmi berharap bahwa selain masyarakat yang berjuang dalam membela Palestina, Pemerintah juga ikut andil dalam rangka melawan pembantaian yang dilakukan oleh Israel dengan menyerukan melakukan gencatan senjata di Palestina sesuai dengan hasil keputusan dalam sidang PBB. Dengan harapan warga Aceh khususnya dan Indonesia untuk mengawal Pemerintah untuk serius dalam menyelesaikan masalah Rakyat Palestina, begitu disampaikan Azmi Fajri Usman.

(MB)

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Andika Salah Satu disabilitas Nagan Raya Berangkat Ke Jakarta. Ingin Carik Angin Kota Mini
Yahdi Hasan Masuk Bursa Ketua DPRA, Harapan Wilayah Tengah Menguat
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
PWI Aceh Tegaskan Wartawan Tak Perlu Hadir dalam Pemanggilan Polda, Soroti Pentingnya Perlindungan Profesi Jurnalis
Preman Beraksi di Dalam Polda Metro Jaya, Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Ini Tamparan Keras untuk Polri!
Anggota DPRA Tegaskan Tidak Ada Mosi Tidak Percaya, Lembaga Tetap Solid Jalankan Fungsi
Distribusi Bantuan Logistik Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Aceh Capai 925.193 Ton

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 10:48 WIB

Belasan Organisasi Relawan Prabowo Gibran – Jokowi ke Mabes Polri, Laporkan Dugaan Makar Saiful Mujani dkk

Minggu, 12 April 2026 - 12:34 WIB

Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Minggu, 12 April 2026 - 11:41 WIB

Pelantikan Pejabat Manajerial, Kakanwil Ditjenpas Riau Tekankan Amanah dan Integritas

Minggu, 12 April 2026 - 11:24 WIB

Respons Cepat Selamatkan Nyawa: Anggota Ditlantas Polda Riau Gagalkan Aksi Bunuh Diri Pria Bawa Anak

Kamis, 9 April 2026 - 20:12 WIB

56 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 9 April 2026 - 19:46 WIB

Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan, Giat Semarak HBP ke-62

Senin, 6 April 2026 - 02:56 WIB

Pemerintah Provinsi Riau Resmi Memberlakukan Work From Home (WFH) sebanyak Satu Hari Kerja dalam Seminggu Setiap Jumat.

Jumat, 3 April 2026 - 18:00 WIB

DPD IPK Provinsi Riau Semakin Solid, Terima SK Baru dari DPP IPK Pusat

Berita Terbaru