Bisnis Barang Antik Menggiurkan Namun Rawan Penipuan

REDAKTUR WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 13:45 WIB

501,274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, WASPADA INDONESIA|

Sulitnya perekonomian yang di rasakan masyarakat membuat banyak masyarakat yang mencoba peruntungan tentunya secara logika tidak masuk akal, seperti mencoba menjajal bisnis jual beli barang antik, dengan iming-iming setinggi langit untuk mendapatkan keuntungan besar mulai Ratusan Juta Rupiah hingga keuntungan mencapai Milyaran Rupiah dari bisnis tersebut.

Profesi sebagai Mediator menjadi pekerjaan yang sangat menarik juga menggiurkan bagi masyarakat, bayangan akan mendapatkan keuntungan yang besar apa bila nantinya salah satu item barang antik laku terjual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai seorang Mediator juga tentunya butuh modal yang tidak sedikit, mulai untuk mendapatkan/mencari info akan keberadaan dimana dan siapa Pemilik Barang Antik, hingga bepergian dari satu Kota menuju ke Kota yang lain dengan modal biaya operasional yang tidak sedikit dan tentunya disiapkan sendiri oleh para Mediator.

Baca Juga :  Korban Terseret Banjir Bandang Desa Rikit Bur Ditemukan Meninggal Dunia

Tiba di lokasi Pemilik Barang Antik, uji keaslian Barang Antik pun berlangsung dengan di saksikan oleh Mediator, perwakilan dari pembeli juga turut serta untuk memastikan apakah barang antik yang ingin di jual pemilik itu benar-benar memiliki keaslian serta keampuhannya sesuai kesepakatan dari awal.

Waspada Indonesia, Sabtu 26/8/2023 mencoba menemui salah satu Mediator inisial SL (65) thn, telah mempunyai jam terbang puluhan tahun menggeluti bisnis Barang Antik, kebetulan pada saat itu mereka tengah Negosiasikan salah satu Barang Antik Piring Anti Racun Cap Naga kisaran harganya Ratusan Milyaran Rupiah.

Pemilik Barang Antik mempersilahkan Mediator untuk datang ke lokasi mereka guna menguji keaslian dari Piring cap Naga yang khasiatnya mampu Menetralisir Racun, dapat Menyedot Warna apa bila dituangkan di piring Cap Naga yang berisikan air.

Baca Juga :  Sejumlah Ruas Jalan Nasional Kutacane -Medan Digenangi Air Korlap dan Penilik BPJN III Wilayah Aceh Diduga Makan Gaji Buta

Tim Waspada Indonesia mencoba menanyakan kepada salah satu Mediator barang antik

” Dari puluhan tahun anda menggeluti profesi sebagai Mediator, apakah pernah salah satu item Barang Antik yang ditawarkan itu laku terjual.?” Tanya tim Waspada IndonesiaPiring Anti Racun Cap Naga

” Tidak pernah Barang Antik itu sukses terjual di pasaran penyebabnya kerap di pemilik Barang Antik, proses pengujian tahap pertama Barang Antik itu selalu sukses sesuai fungsinya namun setelah uji tahap akhir di lokasi pembeli, selalu mengalami ke gagalan akibat Barang Antik tersebut kehilangan fungsinya sehingga menyebabkan negosiasi gagal total, Ujar SL kepada tim Waspada Indonesia.

Akhir bincang-bincang Waspada Indonesia sedikit berpesan kepada Mediator untuk selalu berhati-hati di bisnis Barang Antik karena sangat rawan penipuan.

— RE —

Berita Terkait

Kabar Gembira dari Leuser: Dinas Pertanahan dan BPN Targetkan 1.000 Sertifikat dalam Program PTSL 2026
Pemeliharaan Trafo Daya, PLN Kutacane Lakukan Pemadaman Listrik Sembilan Jam di Seluruh Wilayah Aceh Tenggara Sabtu Ini
Flower Aceh Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Tengah
​Menjemput Kepastian di Kaki Leuser: Ikhtiar 9 Kepala Desa Perjuangkan Hak Atas Tanah
Dinsos Aceh Tenggara Bantah Isu Pemotongan Dana Makan Panti, Tegaskan Hanya Pinjaman Internal yang Sudah Dikembalikan
Empat Terpidana Maisir Jalani Uqubat Cambuk di Halaman Kantor Kejari Aceh Tenggara
Emak-emak Desa Terutung Seperai Desak Inspektorat Aceh Tenggara Terbitkan LHP
Pemda Aceh Tenggara Tepat Janji, Tulah Desa Cair: Bukti Nyata Kepedulian terhadap Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:29 WIB

Wakil Bupati Umi Laila Hadir Langsung  Musrenbang RKPD 2027 Di Kecamatan Pagelaran

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:03 WIB

KSKP Bakauheni Amankan Dua Burung Diduga Makaw Tanpa Dokumen Resmi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:42 WIB

Tim Gabungan Rekomendasikan Perbaikan Sanitasi Kandang Ayam di Kotaagung Timur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:36 WIB

Pria Di Pringsewu Tega Gelapkan Motor Teman Demi Untuk Judol dan Narkoba

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:31 WIB

Raih Opini Kualitas Tinggi Dengan Nilai 84,09, Pringsewu Dapat Penghargaan Dari Ombudsman RI

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:25 WIB

Kecamatan Pagelaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Senin, 9 Februari 2026 - 13:57 WIB

PEMKAB TERIMA 1.121 MAHASISWA POLINELA PRAKTIK KERJA NYATA DI KABUPATEN PRINGSEWU

Senin, 9 Februari 2026 - 07:24 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Dzikir Akbar Kemuslimahan Sambut Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

KEPULAUAN MERANTI

Masyarakat Diimbau Waspadai Kebakaran di Musim Panas.

Selasa, 10 Feb 2026 - 20:45 WIB