Yudisium FKIP Universitas Gunung Leuser Kukuhkan Lulusan Pendidikan Biologi dan PKO

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 23:43 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Civitas Akademika UGL Kukuhkan Lulusan Prodi PKO dan Pendidikan Biologi

KUTACANE  — Civitas akademika Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh menggelar Rapat Senat Terbuka Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (4/11/2025). Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna UGL ini menjadi momen penting menjelang pelaksanaan wisuda tahun 2025 yang sudah di depan mata.

Yudisium ini diadakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan menetapkan mahasiswa dari dua Program Studi—Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dan Pendidikan Biologi—secara resmi sebagai lulusan dan berhak menyandang gelar akademik Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Yayasan Perguruan Gunung Leuser (YPGL), Drs. Jamanuddin, M.AP, bersama Ketua Dewan Pengawas, Drs. H. Syahbudin BP, Rektor UGL Dr. Indra Utama, M.Pd., serta Dekan FKIP Habibul Akram, S.Pd., M.Si., beserta jajaran dosen, staf, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UGL menyampaikan rasa bangga atas capaian akademik para mahasiswa yang telah melalui proses panjang hingga akhirnya diyudisium. Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar di tengah masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.

Baca Juga :  Angin Segar bagi Perangkat Desa: Penantian 4 Bulan Siltap Segera Berakhir di Februari

“Kami berharap para lulusan FKIP UGL menjadi tenaga pendidik yang profesional, berkarakter kuat, dan memiliki dedikasi tinggi untuk mendorong kemajuan pendidikan, terutama di Aceh Tenggara yang kita cintai ini,” ujar Rektor.

Senada dengan itu, Ketua YPGL juga berpesan agar para jebolan UGL mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, kebutuhan akan pendidik yang adaptif, inovatif, dan bermoral sangat mendesak di tengah tantangan zaman.

Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan penuh haru. Para lulusan disemangati untuk melanjutkan langkah mereka ke dunia kerja dengan tetap menjaga nilai-nilai akademik dan integritas intelektual. Para orang tua yang turut hadir tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka dikukuhkan sebagai sarjana setelah menempuh perjuangan pendidikan selama bertahun-tahun.

Dekan FKIP, Habibul Akram, dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh lulusan telah menyelesaikan berbagai tahapan akademik mulai dari tugas akhir, praktik lapangan, hingga ujian pendadaran, sesuai dengan standar kurikulum nasional. Ia juga menegaskan bahwa lulusan FKIP UGL memiliki bekal tidak hanya secara teoritis, tetapi juga praktik profesional yang kuat.

Baca Juga :  Ketua PWI Minta Pemkab dan Aparat Bertindak Tegas Terkait Polemik BBM di Aceh Tenggara

“Kita meluluskan pendidik, bukan hanya pemegang ijazah. Tugas kita bukan selesai di sini, tetapi bagaimana membimbing lulusan agar siap terjun ke lapangan dan menginspirasi generasi muda,” katanya.

Dengan yudisium ini, FKIP Universitas Gunung Leuser menegaskan peran pentingnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak pendidik berkualitas di wilayah tengah Aceh, khususnya Aceh Tenggara. Ke depan, para lulusan diharapkan menjadi motor penggerak pendidikan yang relevan dengan kebutuhan lokal tanpa melepaskan wawasan global.

Pelaksanaan wisuda Universitas Gunung Leuser tahun 2025 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, menandai tonggak resmi peralihan status mahasiswa menjadi alumni. Bagi masyarakat Aceh Tenggara, kehadiran para lulusan FKIP UGL juga menjadi harapan akan hadirnya pendidik-pendidik muda yang mampu membawa perubahan dan kemajuan pendidikan daerah secara berkelanjutan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB