Yudisium FKIP Universitas Gunung Leuser Kukuhkan Lulusan Pendidikan Biologi dan PKO

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 23:43 WIB

50163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Civitas Akademika UGL Kukuhkan Lulusan Prodi PKO dan Pendidikan Biologi

KUTACANE  — Civitas akademika Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh menggelar Rapat Senat Terbuka Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (4/11/2025). Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna UGL ini menjadi momen penting menjelang pelaksanaan wisuda tahun 2025 yang sudah di depan mata.

Yudisium ini diadakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan menetapkan mahasiswa dari dua Program Studi—Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dan Pendidikan Biologi—secara resmi sebagai lulusan dan berhak menyandang gelar akademik Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Yayasan Perguruan Gunung Leuser (YPGL), Drs. Jamanuddin, M.AP, bersama Ketua Dewan Pengawas, Drs. H. Syahbudin BP, Rektor UGL Dr. Indra Utama, M.Pd., serta Dekan FKIP Habibul Akram, S.Pd., M.Si., beserta jajaran dosen, staf, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UGL menyampaikan rasa bangga atas capaian akademik para mahasiswa yang telah melalui proses panjang hingga akhirnya diyudisium. Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar di tengah masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.

Baca Juga :  Penangkapan Kurir Sabu di Mako Polres Aceh Tenggara

“Kami berharap para lulusan FKIP UGL menjadi tenaga pendidik yang profesional, berkarakter kuat, dan memiliki dedikasi tinggi untuk mendorong kemajuan pendidikan, terutama di Aceh Tenggara yang kita cintai ini,” ujar Rektor.

Senada dengan itu, Ketua YPGL juga berpesan agar para jebolan UGL mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, kebutuhan akan pendidik yang adaptif, inovatif, dan bermoral sangat mendesak di tengah tantangan zaman.

Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan penuh haru. Para lulusan disemangati untuk melanjutkan langkah mereka ke dunia kerja dengan tetap menjaga nilai-nilai akademik dan integritas intelektual. Para orang tua yang turut hadir tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka dikukuhkan sebagai sarjana setelah menempuh perjuangan pendidikan selama bertahun-tahun.

Dekan FKIP, Habibul Akram, dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh lulusan telah menyelesaikan berbagai tahapan akademik mulai dari tugas akhir, praktik lapangan, hingga ujian pendadaran, sesuai dengan standar kurikulum nasional. Ia juga menegaskan bahwa lulusan FKIP UGL memiliki bekal tidak hanya secara teoritis, tetapi juga praktik profesional yang kuat.

Baca Juga :  Bupati Agara Kecewa Kepada kadis Dikjar Hanya 6 Sekolah SMP Negri yang Ikut Turnamen Bupati Cup 2025

“Kita meluluskan pendidik, bukan hanya pemegang ijazah. Tugas kita bukan selesai di sini, tetapi bagaimana membimbing lulusan agar siap terjun ke lapangan dan menginspirasi generasi muda,” katanya.

Dengan yudisium ini, FKIP Universitas Gunung Leuser menegaskan peran pentingnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak pendidik berkualitas di wilayah tengah Aceh, khususnya Aceh Tenggara. Ke depan, para lulusan diharapkan menjadi motor penggerak pendidikan yang relevan dengan kebutuhan lokal tanpa melepaskan wawasan global.

Pelaksanaan wisuda Universitas Gunung Leuser tahun 2025 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, menandai tonggak resmi peralihan status mahasiswa menjadi alumni. Bagi masyarakat Aceh Tenggara, kehadiran para lulusan FKIP UGL juga menjadi harapan akan hadirnya pendidik-pendidik muda yang mampu membawa perubahan dan kemajuan pendidikan daerah secara berkelanjutan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Angin Segar bagi Perangkat Desa: Penantian 4 Bulan Siltap Segera Berakhir di Februari
THR” yang Sebenarnya Adalah Hak Tertunda
Proyek “Raksasa” Rasa Manual: Rp10,7 Miliar untuk Beton yang Diaduk Seadanya?
LSM KALIBER:Rapor Merah Proyek Penahan Longsor Aceh Tenggara: “Skandal 10 Miliar di Balik Tebing”
Aliansi Pemuda Agara Peduli Bencana Salurkan Bantuan ke Pesantren Terdampak
Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Natam Pasca Banjir di Aceh Tenggara
Aroma Amis Dana BTT Aceh Tenggara: 700 Juta Ludes dalam 14 Hari, Hak Pekerja Lapangan Diduga Malah Dikebiri
Simfoni Jumat: Merajut Ukhuwah, Membangun Peradaban

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:49 WIB

DPD ASWIN Lampung Kritisi Protokol Wali Kota Metro yang Dinilai Arogan dan Menghalangi Tugas Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:55 WIB

Pekon Ambarawa Gelar Musdes RKP 2026, Warga Antusias Sampaikan Aspirasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:14 WIB

Pekon Sukaratu Tuntaskan Pembangunan Rabat Beton untuk Mempermudah Akses Anak-Anak Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:11 WIB

Pemerintah Pekon Sukaratu Tuntaskan Pembangunan Rabat Beton untuk Mempermudah Akses Anak-Anak Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:51 WIB

Pemerintah Pekon Lugu Sari Bangun Jalan Rabat Beton Melalui ,ADD Tahap 1 Tahun 2025

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:32 WIB

Realisasi Dana Desa 2025, Pekon Fajar Baru Bangun Rabat Beton Sepanjang 150 Meter

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:19 WIB

Pemerintah Pekon Kaputran Serahkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT DD ) I Tahun 2025

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:43 WIB

Pemeritah Pekon Parerejo Rehap Balai Pekon Dengan Angaran DD Tahap 1 Tahun 2025

Berita Terbaru