Ketua PWI Desak Pemkab dan Polisi Tegas Soal Polemik BBM di Agara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:15 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUTACANE WASPADA INDONESIA
-Pascabanjir dan tanah longsor disejumlah wilayah di Aceh Tenggara, kini menimbulkan fenomena antrian panjang di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di kabupaten setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, sudah lebih dari sepekan keresahan warga terkait persoalan BBM belum juga mampu teratasi hingga kini, Selasa 9 Desember 2025

Antrian panjang mengular. Dugaan kuat hal itu di picu ada permainan BBM yang secara masif terjadi. Akibatnya, menimbulkan harga BBM enceran yang kian melonjak tajam. Bahkan, hampir di seluruh wilayah di Aceh Tenggara sudah tembus mencapai Rp30 ribu per liter.

Pasokan BBM yang di distribusikan oleh PT. Pertamina ke SPBU, seakan menjadi sasaran empuk sejumlah oknum pengencer dadakan. Meraup keuntungan tanpa memikirkan dampak yang akan ditimbulkan.

Baca Juga :  MTQ Aceh XXXVII: Aceh Tenggara Ukir Prestasi di Cabang Hafalan 100 Hadits dengan Raihan Juara II dan Harapan I

Persoalan BBM ini mendapat perhatian serius Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Sumardi. Dia mengatakan fenomena antrian panjang di semua SPBU dan meroketnya harga BBM enceran akan sangat berdampak terhadap inflasi dan stabilitas ekonomi warga.

“Jika kondisi BBM terus seperti ini akan sangat berdampak terhadap stabilitas ekonomi warga,” kata Sumardi, di kantor PWI Aceh Tenggara, Selasa, 9-12 .2025

Sumardi mengatakan, pemerintah kabupaten setempat dan aparat penegak hukum agar secepatnya mengambil langkah kongkrit sebelum persoalan BBM ini semakin menghambatan seluruh sendi aktivitas perekonomian warga.

Sumardi menyarankan, seluruh pihak terkait agar berkolaborasi untuk menuntaskan masalah BBM yang kini menjadi keresahan warga. Agar fenomena persoalan BBM yang diduga hanya modus segelintir orang mencari keuntungan dibalik pasca bencana tidak terus berlanjut.

Baca Juga :  Kodim 0108/Agara dan Forkopimda Gelar Safari Inovasi Ketahanan Pangan di Aceh Tenggara

“Kondisi ini tidak boleh terus di biarkan. Kami minta pemerintahan maupun dari pihak kepolisian tegas untuk menyelesaikan keresahan ini,”pungkasnya.

Sebagai informasi, Bupati Aceh Tenggara telah mengeluarkan intruksi ke SPBU untuk membatasi pengisian BBM untuk kendaraan, seperti pertalite untuk roda dua 50 ribu.

Kemudian, pertalite untuk roda empat 200 ribu, bio solar untuk roda empat 200 ribu dan bio solar untuk roda enam dan sepuluh 400.

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara juga mengeluarkan imbauan serta menyebarkan nomer kontak pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan dugaan permainan BBM.

Namun, kedua imbauan tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengurangi keresahan warga atas polemik mahalnya BBM enceran. Sebab, antrian panjang di SPBU masih terus terjadi.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Angin Segar bagi Perangkat Desa: Penantian 4 Bulan Siltap Segera Berakhir di Februari
THR” yang Sebenarnya Adalah Hak Tertunda
Proyek “Raksasa” Rasa Manual: Rp10,7 Miliar untuk Beton yang Diaduk Seadanya?
LSM KALIBER:Rapor Merah Proyek Penahan Longsor Aceh Tenggara: “Skandal 10 Miliar di Balik Tebing”
Aliansi Pemuda Agara Peduli Bencana Salurkan Bantuan ke Pesantren Terdampak
Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Natam Pasca Banjir di Aceh Tenggara
Aroma Amis Dana BTT Aceh Tenggara: 700 Juta Ludes dalam 14 Hari, Hak Pekerja Lapangan Diduga Malah Dikebiri
Simfoni Jumat: Merajut Ukhuwah, Membangun Peradaban

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:26 WIB

KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:48 WIB

Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:54 WIB

Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:26 WIB

Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat

Minggu, 4 Januari 2026 - 22:15 WIB

Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:38 WIB

DPD PBN ACEH Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Banjir dan Longsor

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:07 WIB

Malik Musa Lepaskan 26 Tim Medis Muhammadiyah untuk Bertugas di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Berita Terbaru