Aceh Terima Bantuan Asing Sepanjang Tidak Meminta, Gubernur Muzakir Manaf Tinjau Dampak Banjir Bandang di Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:14 WIB

50332 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan bahwa Aceh terbuka terhadap bantuan dari luar negeri atau pihak asing selama bantuan itu diberikan tanpa ada permintaan dari pihak Aceh. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur saat meninjau kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu 19 Desember 2025.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualim, tiba di Bandara Alas Leuser menggunakan helikopter. Setibanya di lokasi, ia disambut oleh Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al-Hilal dan sejumlah pejabat Forkopimda setempat. Setelah menyapa warga dan berdialog singkat dengan pemerintah kabupaten, Gubernur langsung meninjau dua jembatan rangka baja yang ambruk diterjang banjir bandang di Desa Mbarung dan Desa Natam, Kecamatan Badar. Kedua jembatan tersebut merupakan jalur penghubung utama antara permukiman warga dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Gubernur juga menyempatkan diri meninjau Pondok Pesantren Badrul Ulum yang terletak di Kecamatan Ketambe. Pesantren tersebut hancur diterjang banjir besar yang melanda kawasan hulu sungai. Di lokasi ini, Mualim turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan kepada keluarga korban. Banjir bandang yang terjadi tiga pekan lalu tersebut telah menelan 11 korban jiwa dan menyebabkan ratusan warga terpaksa mengungsi.

Baca Juga :  Ibu dan Anak Tewas Usai Tertabrak Bus Sekolah di Aceh Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait bantuan dari luar negeri, kita tidak menolak jika memang mereka memberi. Tapi kalau tidak ada, kita tidak juga meminta. Karena bantuan pada dasarnya adalah untuk kemanusiaan,” ujar Gubernur Muzakir Manaf saat menjawab pertanyaan awak media di sela-sela peninjauan lokasi terdampak.

Pemerintah Aceh, menurutnya, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penyaluran bantuan logistik dan rehabilitasi pascabencana berjalan maksimal. Ia juga mengakui bahwa distribusi bantuan di beberapa titik masih menghadapi kendala akses jalan yang rusak parah atau bahkan terputus total akibat banjir bandang. Jalan penghubung antar desa yang rusak menjadi salah satu fokus utama dalam perbaikan infrastruktur pasca bencana ini.

Baca Juga :  Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran "Hantu" dan Pembiaran Sistematis

Selain penyaluran bantuan logistik, pemulihan tempat tinggal warga juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur menyatakan bahwa pemerintah daerah akan mendorong percepatan pembangunan rumah baru bagi warga yang kehilangan tempat tinggal melalui program relokasi yang melibatkan pemerintah pusat. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.

Usai menuntaskan rangkaian kunjungan di Aceh Tenggara, Gubernur Muzakir Manaf bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Gayo Lues yang juga terdampak musibah serupa. Di daerah tersebut, agenda peninjauan dan penyerahan bantuan kepada korban bencana menjadi lanjutan dari komitmen Pemerintah Aceh dalam merespons cepat kejadian-kejadian bencana berbasis kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Pemerintah Provinsi Aceh menegaskan akan menjaga asas kemandirian dalam penanganan bencana namun tetap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, sepanjang sesuai dengan prinsip dan pendekatan kemanusiaan yang tulus dan tidak menimbulkan ketergantungan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

LSM Tipikor Apresiasi Komitmen Kasat Narkoba Aceh Tenggara Berantas Sabu
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti
Simbol Kepedulian Pemerintah,  Kadis Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti
Bupati Aceh Tenggara dan Kepala Dinas Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti
Tujuh Rumah Hangus, Enam Rumah Rusak Ringan dalam Kebakaran di Desa Kute Bakti Aceh Tenggara
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara Klarifikasi Informasi Fasilitas Kantor, Tegaskan Pelayanan Berjalan Normal
Pemuda Hafiz 30 Juz, Tgk Muhammad Ridho, Menjadi Imam Salat Idul Adha di Desa Tanjung Gabungan
Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru