Minimnya Pemeriksaan di Perbatasan, Peredaran Narkoba Merajalela di Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025 - 02:48 WIB

50534 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Minimnya pemeriksaan pihak Kepolisian di perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar salah satu Penyebab peredaran narkoba di Aceh Tenggara merajalela. Minggu (10/3/2025).

Menurut Habibullah selaku Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Aceh Tenggara, salah satu penyebab maraknya peredaran Narkoba di Aceh Tenggara disebabkan minimnya pemeriksaan oleh pihak Kepolisian di perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar. Keterang ini diambil pada saat Habibullah melapor ke Alasta News pukul 00.30 Wib dini hari (10/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat keresahannya prihal peredaran Narkoba di Aceh Tenggara, Habibullah mengaku bahwa beberapa hari ini sudah memantau dua perbatasan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Sawit di Lawe Sigala-Gala

“Perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar betul-betul minim Pemeriksaan, bahkan dalam beberapa hari ini, saya dan anggota LAN memantau langsung kedua perbatasan Aceh Tenggara, Lawe Pakam dan Rumah Bundar. Betul-betul minim pemeriksaan oleh pihak kepolisian.” Ungkap Ketua LAN.

Selanjutnya Habibullah juga menjelaskan pada hari Selasa, 18 Februari 2025 pernah melayangkan surat Aduensi Kepada Kapolres Aceh Tenggara agar pemeriksaan di kedua perbatasan Lawe Pakam dan Rumah Bundar diperketat, namun pemeriksaan tersebut hanya berlangsung satu malam di perbatasan Lawe Pakam.

“Setelah itu tidak ada lagi pemeriksaan sampai sekarang.” terang Habibullah.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Pantau Bantuan Dari Kemensos RI Di Gudang Dinsos

Habibullah juga menerangkan bahwa sudah pernah menjalin komunikasi serta berdiskusi kepada Danpos perbatasan Lawe Pakam.

“Saya juga pernah menjalin komunikasi serta berdiskusi kepada Danpos Lawe Pakam secara personal namun kata Danpos Lawe Pakam kepada saya, bahwa untuk ke efektifan pemeriksaan perbatasan Lawe Pakam, tidak cukup personel” lanjutnya.

untuk memperkecil ruang masuknya Narkoba di Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Habibullah menyarankan agar pihak Polres Aceh Tenggara menambah anggota personil di Pos Perbatasan Lawe Pakam agar pemeriksaan di perbatasan bisa dilakukan secara rutin dan efisien. (TIM MEDIA)

Berita Terkait

BGN Hentikan Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Warga Harap Kepastian Layanan
H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara
Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah, Putra Aceh Tenggara, Menjabat Aspidum Kejati Aceh
Delapan Penghargaan Nasional, Aceh Tenggara Kukuhkan Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas dan Percepat Penurunan Stunting
Aset PDAM Tirta Agara Diduga Dijual Diam-diam, Penegak Hukum Mandek
Kinerja Polres Aceh Tenggara Diapresiasi, Yahdi Hasan Ramud Soroti Perlindungan Generasi Muda
Bupati HM Salim Fakhry Lepas 145 Mahasiswa KKN, Dorong Kemandirian dan Pemulihan Masyarakat Pascabencana di Aceh Tenggara
Dana CSR PLN Kutacane Dipertanyakan, Aliansi Pemuda Desak APH Turun Tangan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 10:48 WIB

Belasan Organisasi Relawan Prabowo Gibran – Jokowi ke Mabes Polri, Laporkan Dugaan Makar Saiful Mujani dkk

Minggu, 12 April 2026 - 12:34 WIB

Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Minggu, 12 April 2026 - 11:41 WIB

Pelantikan Pejabat Manajerial, Kakanwil Ditjenpas Riau Tekankan Amanah dan Integritas

Minggu, 12 April 2026 - 11:24 WIB

Respons Cepat Selamatkan Nyawa: Anggota Ditlantas Polda Riau Gagalkan Aksi Bunuh Diri Pria Bawa Anak

Kamis, 9 April 2026 - 20:12 WIB

56 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 9 April 2026 - 19:46 WIB

Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan, Giat Semarak HBP ke-62

Senin, 6 April 2026 - 02:56 WIB

Pemerintah Provinsi Riau Resmi Memberlakukan Work From Home (WFH) sebanyak Satu Hari Kerja dalam Seminggu Setiap Jumat.

Jumat, 3 April 2026 - 18:00 WIB

DPD IPK Provinsi Riau Semakin Solid, Terima SK Baru dari DPP IPK Pusat

Berita Terbaru