Bupati Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Sehat di Peringatan HKN ke-61 Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 15:49 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 pada Rabu (12/11/2025), bertempat di halaman Sekretariat Daerah. Upacara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema nasional “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) terpilih Kasri Selian, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, tenaga kesehatan, serta ratusan mahasiswa dari institusi pendidikan kesehatan di Aceh Tenggara.

Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Dalam pidatonya, Bupati menekankan bahwa peringatan HKN bukan sekadar seremoni tahunan belaka, tetapi harus menjadi momentum evaluasi terhadap capaian pembangunan kesehatan dan pembaruan tekad untuk memperkuat sistem kesehatan yang merata dan berkeadilan. Ia mengingatkan bahwa kesehatan adalah fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia unggul, yang kelak akan mengambil peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dengan menyoroti pentingnya generasi sehat sebagai modal utama kemajuan bangsa, Bupati Fakhry menjelaskan bahwa makna sehat tidak hanya sebatas terbebas dari penyakit. Lebih dari itu, generasi sehat adalah mereka yang memiliki kekuatan fisik, kekokohan mental, dan keluhuran akhlak. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan sejak usia dini—khususnya pada momen krusial 1.000 hari pertama kehidupan—dipandang semakin urgen. Pemerintah daerah, kata Fakhry, terus mendorong upaya pemberian ASI eksklusif, pemenuhan imunisasi dasar lengkap, serta kampanye aktif pencegahan stunting di seluruh kecamatan.

Baca Juga :  Proyek Pengadaan Ayam Kampung Kute Paser Penjengaen Agara Diduga Menuai Sejumlah Masalah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakhry juga menyoroti urgensi transformasi layanan kesehatan primer. Ia menegaskan bahwa puskesmas harus tampil sebagai garda terdepan pelayanan, dengan memberikan perhatian setara kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama. Dalam semangat kesetaraan dan profesionalisme, ia menyerukan dilakukan percepatan peningkatan mutu layanan, khususnya di wilayah terpencil dan perbatasan yang masih menghadapi tantangan infrastruktur dan sumber daya manusia. Ia meminta para tenaga kesehatan untuk tidak hanya hadir sebagai pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, peran lintas sektor menjadi kunci penting dalam mencapai keberhasilan program kesehatan. “Tanpa kerja sama antarinstansi dan partisipasi masyarakat, pencapaian kesehatan tidak mungkin terwujud. Mari bersama-sama kita bangun Aceh Tenggara yang sehat dan hebat,” ujar Fakhry dengan tegas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara, Rosita Astuti, dalam keterangannya seusai upacara menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan koordinasi untuk memperluas akses dan menjamin kualitas layanan kesehatan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, hingga ke pelosok desa. Ia menegaskan bahwa seluruh puskesmas kini dilengkapi dengan layanan darurat 24 jam, termasuk kesiapsiagaan armada ambulans dan petugas medis di setiap kecamatan. Hal ini semata-mata untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mendapat akses pertolongan pada saat dibutuhkan.

Rosita juga menjelaskan bahwa berbagai program pencegahan dan promosi kesehatan terus digalakkan, baik melalui pendekatan keluarga sehat, kampanye imunisasi masal, hingga pelatihan kader posyandu yang secara langsung berinteraksi dengan masyarakat. Selain itu, kerja sama terus dibangun dengan tokoh agama dan adat untuk menghilangkan stigma terhadap layanan kesehatan modern dan mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya pencegahan penyakit.

Baca Juga :  Hakiki Wary Desky Resmi Jabat Ketua Kadin Aceh Tenggara Masa Bakti 2025–2030

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga medis, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bersama Forkopimda memberikan sertifikat penghargaan kepada 21 tenaga kesehatan yang dinilai berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program kesehatan strategis, mulai dari pencegahan stunting hingga penanganan darurat kesehatan masyarakat. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi para tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik, dengan integritas dan empati sebagai nilai dasar.

Peringatan HKN ke-61 di Kutacane diwarnai pula dengan berbagai kegiatan tambahan, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan untuk balita, serta edukasi kesehatan yang melibatkan mahasiswa. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wahana membangun kesadaran bersama bahwa urusan kesehatan adalah tanggung jawab kolektif, yang melibatkan keluarga, komunitas, hingga pemerintah.

Melalui peringatan ini pula, Pemerintah Aceh Tenggara meneguhkan kembali komitmennya bahwa pembangunan kesehatan tetap ditempatkan sebagai prioritas utama dalam rangka menyiapkan generasi mendatang yang tangguh dan siap bersaing di tengah dinamika global. Dengan memperkuat fondasi layanan primer, memperluas jangkauan pelayanan, serta memupuk budaya hidup sehat secara berkelanjutan, Aceh Tenggara optimistis berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Protes Warga Desa Lawe Beringin Horas Meningkat, Kejaksaan Didesak Bertindak Tegas Terkait Kasus Dana Publik
Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW
DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan
Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe
Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:38 WIB

LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:04 WIB

Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:23 WIB

Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:22 WIB

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB