Material Jalan Nasional di Aceh Tenggara Disorot, Pelaksana Tegaskan Langkah Mitigasi Risiko Kecelakaan Demi Keselamatan Publik dan Kelancaran Mudik

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:25 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE , WASPADA INDONESIA | Penanganan material base course pada ruas jalan nasional di Kabupaten Aceh Tenggara mendapat perhatian serius dari pihak pelaksana proyek. Langkah-langkah teknis yang diambil dalam pekerjaan ini dinilai sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko kecelakaan, sekaligus solusi mobilitas masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana, terutama menjelang momentum mudik Lebaran yang semakin dekat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional Wilayah 3.5 Batas Gayo Lues-Aceh Tenggara-Kota Kutacane, Jaya Yuliadi, menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi jalan nasional di ruas Gayo Lues-Aceh Tenggara merupakan prioritas utama lintas tengah di Provinsi Aceh. Ruas ini sangat vital sebagai jalur logistik dan transportasi masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pasca bencana yang melanda beberapa waktu lalu. Menurutnya, seluruh tahapan pekerjaan yang dilakukan tidak mengesampingkan prinsip-prinsip penanganan pemulihan yang efektif, terukur, dan terarah, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat setempat.

Jaya Yuliadi menambahkan, setiap tahap penanganan, baik pada fase tanggap darurat maupun pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi, selalu berada dalam pengawasan ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa penggunaan material yang tersedia di lokasi merupakan solusi teknis yang diambil agar jalan dapat segera difungsikan, sehingga akses masyarakat tidak terhambat, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi akan meningkatkan volume kendaraan secara signifikan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo kunjungi Korban Banjir Di Aceh Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Project Manager PT Hutama Karya (Persero), Indradjati, menyampaikan bahwa percepatan perbaikan jalan nasional di ruas Gayo Lues-Aceh Tenggara merupakan respon darurat yang berorientasi pada keselamatan publik dan kepentingan umum. Ia menegaskan bahwa tindakan yang diambil merupakan bentuk akomodasi atas aspirasi masyarakat, dengan memanfaatkan material yang tersedia di lokasi sebagai solusi teknis agar jalan dapat segera digunakan secara aman dan layak.

Indradjati menekankan bahwa fokus utama perusahaan adalah mitigasi risiko kecelakaan dan pemulihan akses, bukan semata-mata aspek komersial. Menurutnya, penundaan pekerjaan justru akan memperbesar risiko bagi pengguna jalan, terutama di tengah kebutuhan mendesak masyarakat akan akses transportasi yang aman dan lancar. Ia juga menambahkan bahwa langkah percepatan ini merupakan wujud komitmen sosial perusahaan dalam menjaga kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat, sekaligus bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden terkait percepatan penanganan dan pemulihan infrastruktur pasca bencana di Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Pencabutan & Pengumuman Pemenang Undian Umroh Gratis Jama'ah Masjid Al-Mukhlisin Pasbel Kutacane, Aceh Tenggara

Upaya yang dilakukan oleh pihak pelaksana proyek jalan nasional di Aceh Tenggara ini mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak pihak menilai, langkah percepatan dan pemanfaatan material lokal sebagai solusi teknis merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus upaya nyata dalam mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di jalur vital tersebut. Dengan demikian, proses rehabilitasi dan rekonstruksi jalan nasional diharapkan dapat berjalan lancar, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta mendukung kelancaran arus mudik dan distribusi logistik di wilayah Aceh Tenggara dan sekitarnya.

Laporan:  Salihan Beruh

Berita Terkait

H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara
Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah, Putra Aceh Tenggara, Menjabat Aspidum Kejati Aceh
Delapan Penghargaan Nasional, Aceh Tenggara Kukuhkan Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas dan Percepat Penurunan Stunting
Aset PDAM Tirta Agara Diduga Dijual Diam-diam, Penegak Hukum Mandek
Kinerja Polres Aceh Tenggara Diapresiasi, Yahdi Hasan Ramud Soroti Perlindungan Generasi Muda
Bupati HM Salim Fakhry Lepas 145 Mahasiswa KKN, Dorong Kemandirian dan Pemulihan Masyarakat Pascabencana di Aceh Tenggara
Dana CSR PLN Kutacane Dipertanyakan, Aliansi Pemuda Desak APH Turun Tangan
Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 08:55 WIB

Pawai Paskah Oikumene Kabupaten Karo Tahun 2026 Bupati Karo Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Damai, Kasih, Persaudaraan.

Kamis, 9 April 2026 - 09:58 WIB

Kab Karo Tuan Rumah Kejurda Tinju Amatir Elite Pra Porprovsu Sumut 2026 Di Ikuti Tiga Negara dan 33 Kabupaten/Kota

Selasa, 7 April 2026 - 08:20 WIB

Bupati Karo Hadiri RUPS Tahunan PT Bank Sumut Bahas Agenda Strategis

Senin, 6 April 2026 - 19:40 WIB

Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karo Tahun 2026 Secara Resmi Dibuka

Jumat, 3 April 2026 - 13:05 WIB

Pemkab Karo Klarifikasi Pinjam Pakai Kendaraan Dinas Kepada Kejari Karo Dilakukan Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan

Kamis, 2 April 2026 - 19:44 WIB

Bupati Karo Lepas Pawai Pra-Paskah GPdI Tanah Karo Tahun 2026

Rabu, 1 April 2026 - 22:13 WIB

10 Gampong Di Nagan Raya Tercepat Pencarian Dana Desa Tahap 1 Tahun 2026. Pemkab Berikan Piagam Penghargaan

Rabu, 1 April 2026 - 09:42 WIB

Lembaga Adat Karo Indonesia (LAKI) Audiensi Ke Bupati Karo Sampaikan Tujuan Berdirinya Lembaga LAKI

Berita Terbaru

BANDA ACEH

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:21 WIB

ACEH TENGGARA

H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara

Rabu, 15 Apr 2026 - 16:32 WIB